
Presiden ECB Christine Lagarde dilaporkan secara pribadi mendesak Perdana Menteri Yunani untuk menolak izin MiCA Binance karena kekhawatiran kepatuhan hukum dan dominasi stablecoin dolar.
Upaya bursa kripto Binance untuk mendapatkan lisensi regulasi Markets in Crypto-Assets (MiCA) Uni Eropa melalui Yunani kembali menjadi sorotan. Laporan dari The Wall Street Journal (WSJ) pada Jumat (18/9/2026) mengungkapkan bahwa Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, secara pribadi mendesak Perdana Menteri Yunani, Kyriakos Mitsotakis, untuk menolak permohonan izin bursa kripto tersebut pada masa negosiasi Juni lalu. Intervensi ini disinyalir memicu penarikan berkas oleh Binance sebelum otoritas setempat mengeluarkan keputusan penolakan resmi.
Berdasarkan laporan WSJ, Lagarde menyampaikan kekhawatiran terkait rekam jejak kepatuhan hukum Binance, termasuk pengakuan bersalah perusahaan tersebut di Amerika Serikat pada tahun 2023 atas pelanggaran Undang-Undang Kerahasiaan Bank serta aturan sanksi yang berujung pada denda lebih dari 4 miliar dolar AS. Selain itu, pimpinan ECB tersebut juga mengkhawatirkan potensi ekspansi penggunaan stablecoin berdenominasi dolar AS di Eropa jika Binance mengantongi paspor MiCA. Dalam pidatonya pada 8 Mei, Lagarde sempat memperingatkan risiko "dolarisasi digital" mengingat pasokan stablecoin global yang melebihi 300 miliar dolar AS saat ini didominasi oleh Tether dan Circle hingga hampir 90 persen.
Sebelum menarik aplikasinya pada 24 Juni, Binance sempat menyatakan bahwa dokumen yang mereka ajukan ke Komisi Pasar Modal Hellenic (HCMC) Yunani sebenarnya telah memenuhi seluruh persyaratan MiCA dan telah ditinjau oleh Otoritas Pasar dan Sekuritas Eropa (ESMA). Di bawah kerangka regulasi MiCA, pelaku usaha yang mendapatkan izin dari satu negara anggota dapat menggunakan otorisasi tersebut untuk menawarkan layanannya di seluruh wilayah Uni Eropa. Namun, sebelum HCMC merilis keputusan final menyusul laporan Reuters mengenai rencana penolakan izin tersebut, Binance memilih untuk membatalkan proses registrasinya.
Hingga saat ini, Binance masih belum terdaftar dalam register Penyedia Layanan Aset Kripto (CASP) resmi di Eropa. Pasca-penarikan berkas di Yunani, manajemen Binance menyatakan komitmennya untuk tetap memburu lisensi MiCA melalui jalur regulasi di negara anggota Uni Eropa lainnya. Di sisi lain, ECB terus mematangkan proyek euro digital yang ditargetkan siap secara teknis pada tahun 2029, dengan fase uji coba yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2027.
Sumber berita: Crypto.news
URL sumber: https://crypto.news/binance-mica-bid-faces-new-scrutiny/
Sumber foto: Crypto.news
URL foto: https://media.crypto.news/2025/02/crypto-news-Binance-option35.webp
0 Komentar